Cara Upgrade RAM & EMMC Redmi 9A Dandelion Dengan Metode Hardware
23 Juli 2026
Assalamualaikum.
Halo,
Pada postingan ini saya akan membagikan sebuah tutorial berdasarkan pengalaman saya tentang cara upgrade kapasitas RAM dan penyimpanan Internal Redmi 9A secara hardware.
Xiaomi Redmi 9A secara resmi dirilis ke pasar Indonesia dengan spesifikasi RAM/Internal 2/32GB dan 3/32GB saja, di tahun 2026 ini tentu sudah tidak terlalu optimal performa nya.
Dengan melakukan upgrade, setidaknya dapat memperpanjang masa pakai dan meningkatkan performa seperti dalam hal kecepatan memproses data, serta kemampuan menyimpan data dalam jumlah lebih besar.
Sesuai judul postingan, teknik yang digunakan melalui metode penggantian chip RAM & EMMC secara langsung.
Jadi, ini dikhususkan untuk para teknisi ponsel profesional atau teknisi pemula yang ingin belajar dalam penggantian chip RAM dan EMMC.
Berikut adalah gambar contoh device yang berhasil saya lakukan upgrade dari 2/32GB menjadi 4/64GB.
"Perhatian, jangan gunakan ini untuk tindakan yang melanggar hukum seperti penyalahgunaan spesifikasi dan IMEI untuk diperjualbelikan. Segala resiko yang terjadi ditanggung diri masing-masing."
A. Alat-alat Yang Digunakan:
• Solder Uap/blower/hot air gun.
• Solder tangan.
• Solder Wick.
• Timah pasta 183°C/199°C.
• Flux berkualitas tinggi.
• BGA Stencil.
• Pinset.
• Pisau IC pembersih lem.
• PC/Laptop.
• SP flash tool.
• MAUI META atau Modem META.
• MTK Auth bypass.
• Unlocktool. (Berbayar/sewa)
• UFI BOX/Box lainnya. (opsional)
B. RAM & EMMC Pengganti
1. RAM
RAM tipe LPDDR4X, BGA 200, kapasitas maksimal hingga 6GB, bisa didapatkan di e-commerce atau gunakan copotan (kanibalan) dari mainboard lain seperti dari seri Redmi 9C, Redmi 12 4G, Realme C11 2021 SPD, Realme C51 dan sebagainya.
Di tutorial ini saya coba gunakan bekas cabutan dari Redmi 12 4G yang sudah tidak terpakai dengan RAM bermerk SKhynix kapasitas 4GB.
2. EMMC
Untuk Emmc cukup banyak yang support, bisa pakai merk apapun, clean atau not clean, RPMB counter previsioned atau not previsioned, CID bebas, Emmc Versi 5.1 dan jenis BGA 153.
Bisa pasang langsung Emmc cabutan tanpa perlu program dulu di Emmc Box seperti UFi dengan syarat Emmc harus berasal dari mesin yang sama-sama menggunakan chipset Mediatek.
Jangan cabut Emmc dari board Qualcomm atau Exynos karena ada perbedaan konfigurasi boot, biasanya tidak akan bisa dilakukan proses flashing dengan flash tool.
Kecuali jika memiliki Emmc tool Box seperti UFI Box, EasyJtag Plus, F64 ultra dan semacamnya untuk ubah konfigurasi boot Emmc.
Dan Emmc yang saya gunakan untuk penggantian dipostingan ini pakai merk Samsung KLMCG2UCTA 64GB, cabutan dari Samsung Galaxy A7 2018.
C. Proses Penggantian Chip
1. Melepas RAM dari Board
Untuk melepaskan RAM, saya gunakan setelan suhu 230°C untuk pembersihan lem epoksi dan 340°C untuk pengangkatan chip.
Pada bagian IC RAM memang terdapat lem epoksi, tapi di tipe ini biasanya tidak terlalu keras dan cukup mudah dibersihkan.
Tidak perlu repot bongkar kaleng, langsung saja congkel menggunakan mata pisau pembersih IC yang runcing dan pastikan tidak ada jalur pad yang putus.
Lakukan dengan hati-hati dan santai saja, kualitas board redmi 9a cukup bagus dan pad nya jarang sekali rontok, jangan lupa tutup area CPU dengan benda untuk melindungi penyebaran panas.
2. Melepas EMMC
Proses pelepasan EMMC pada board redmi 9A menurut saya cukup mudah karena IC tidak dilem dan timah bawaan juga tidak terlalu keras.
Tidak perlu repot bongkar kaleng juga, jika perlu tambahkan flux secukupnya, saya gunakan setelan suhu 320°C, congkel IC dengan mata pisau runcing pembersih lem.
3. Reball IC
Reball RAM dan EMMC pengganti dengan plat Stencil khusus BGA 200 dan BGA 153, saya gunakan timah temperatur 199°C karena kebetulan hanya punya timah tipe ini saja.
4. Bersihkan Pad
Bersihkan pad RAM dan EMMC pada board menggunakan solder wick, alkohol/thinner dan pisau pembersih lem, lakukan secara hati-hati dan pastikan bersih semua.
5. Pasang IC
Untuk pemasangan saya gunakan suhu 320°C pada kedua IC tersebut, tambahkan flux secukupnya supaya bola timah meleleh secara merata.
6. Hasil Pemasangan
• RAM
D. Flash Firmware
Setelah pemasangan RAM dan Emmc baru, tentu kita perlu mengisinya kembali dengan firmware.
Ada dua jenis metode pengisian firmware yang bisa digunakan supaya kapasitas RAM dan Internal terbaca sesuai kapasitas hardware.
Metode pertama yaitu menggunakan firmware scatter hasil backup atau dump dibantu software Unlocktool+ Box Emmc seperti UFI BOX.
Dan metode kedua cukup menggunakan SP flash tool dan Unlocktool saja dengan firmware official yang bisa kita temukan dengan mudah di Internet.
Karena saya tidak memiliki backup firmware atau dump dari Emmc aslinya, saya putuskan gunakan firmware scatter backup milik orang lain yang saya download di internet.
1. Firmware Opsi 1 Dengan Emmc Tool Box
Ini adalah firmware hasil backup dari device yang berhasil saya upgrade, khusus untuk Anda yang memiliki Box Emmc programmer saja.
Jika anda gunakan firmware ini, kapasitas RAM/Internal tetap akan mengikuti kapasitas firmware bukan hardware.
Untuk mengatasinya kita perlu lakukan resize partisi userdata dengan Emmc Box, jadi anda wajib punya tool box seperti UFI Box, EasyJtag dan sebagainya.
Berikut proses flashing nya:
1. Flash menggunakan Unlocktool
Kenapa harus pakai Unlocktool? Karena untuk proses flashing membutuhkan custom preloader EMI dan fitur ini bisa kita dapatkan di Unlocktool ini.
Jika pakai tool lain seperti SP flash tool kemungkinan akan stuck di Download DA saja.
Selain itu prosesnya juga lebih mudah, jadi pastikan anda sudah membeli atau sewa akun Unlocktool untuk menggunakannya.
2 Cara Flash:
• Klik menu Mediatek dan masukkan file scatter, checklist semua partisi, boleh abaikan partisi otp.img dan flashinfo.img.
• Aktifkan Custom Preloader|EMI, pilih Redmi 9A Dandelion MIUI 12.0.3.0 Global pada kolom Model.
• Aktifkan Format All dan Re-partition.
• Klik Flash.
• Hubungankan Handphone ke PC sambil tekan tombol volume bawah dan atas.
• Tunggu hingga proses selesai, proses booting maksimal 10 menit. Jika stuck di logo MIUI, silahkan wipe data melalui recovery bawaan atau menu format data di unlocktool.
• Jika muncul notifikasi "NV Data Error" Anda perlu melepas dua resistor RSA di dekat CPU kemudian lakukan wipe data sekali lagi. Dimana letak resistornya? Silahkan baca di akhir postingan ini.
• Silahkan cek kapasitas RAM/Internal di tentang ponsel, jika tidak mengikuti kapasitas hardware, lakukan resize partisi userdata dengan Box Emmc melalui direct ISP.
3. Cara Resize Partisi Userdata dengan UFI Box
• Lakukan direct ISP atau lepas kembali EMMC jika proses ISP tidak berhasil, lalu hubungkan ke Emmc box.
• Disini saya coba gunakan UFI Box saja. Cari partisi userarea dan checklist, klik special task, pilih resize userarea, jika berhasil akan tampil keterangan seperti ini.
• Setelah itu, format data/wipe data melalui recovery bawaan atau menu format data by recovery di unlocktool.
• Periksa di Tentang Ponsel apakah kapasitas internal sudah terbaca dengan benar atau tidak.
• Untuk IMEI akan mengikuti firmware yang anda flash, jika ingin mengubah IMEI bisa langsung menggunakan software MAUI META atau MODEM META serta bantuan software Bypass Auth seperti MCT atau MTK auth bypass. Pastikan gunakan IMEI yang Valid.
• Jika sudah melepas resistor RSA dan sudah sukses flashing ROM MIUI global hingga masuk ke menu, proses penggantian IMEI dengan software tersebut tidak perlu dilakukan di ROM Engineering lagi. Kita juga bisa write dual IMEI (IMEI 1 dan IMEI 2).
Link Firmware (Scatter Backup):
Redmi_9A_Dandelion_MIUI_12_GLOBAL_ID_4GB_64GB_SCATTER
B. Firmware Official (Solusi Tanpa Repartisi dan Flash tanpa UFI Box)
Untuk menginstal firmware ini, perlu melakukan beberapa langkah yaitu:
1. Flash ROM Engineering menggunakan SP Flash tool.
Caranya:
• Ekstrak firmware.
• Masukkan scatter ke SP flash tool.
• Pilih format all jika EMMC not clean dan pilih download only jika EMMC kosongan.
• Aktifkan bypass auth, bisa pakai MCT bypass, MTK bypass tool dan sebagainya.
2. Write IMEI dengan MAUI META atau MODEM META software.
Download salah satu software tersebut untuk write IMEI dan bagi yang belum tahu cara pakainya bisa lihat saja di YouTube supaya lebih jelas.
c. Flash ROM global.
Untuk proses flashing ke ROM MIUI, lebih baik gunakan Unlocktool saja karena prosesnya lebih mudah.
d. Remove RSA resistor (jika perlu).
Jika menemui notifikasi "NV data Error" saat booting dan stuck di logo, itu berarti Anda wajib lepas dua resistor RSA di dekat CPU, lalu lakukan wipe data melalui recovery atau menu format data di Unlocktool.
E. Opsi Lain Fix NV Data Error
Jika tidak ingin melepaskan resistor RSA, saat rewrite IMEI dengan MAUI META atau Modem Meta cukup isikan IMEI pada kolom IMEI 2 saja. Kosongkan IMEI 1 dan langsung flash dari Engineering ROM ke MIUI global ROM.
Tidak perlu khawatir, dual SIM masih bisa berfungsi walaupun hanya IMEI 2 saja uang terisi.
Anda mungkin akan menemukan kendala lain seperti pada bagian WIFI, bisanya akan muncul notifikasi NVRAM Warning Error. Namun itu juga tidak masalah, WIFI tetap bisa berfungsi dan jaringan bisa digunakan.
LINK:
1. Engineering ROM
2. MAUI META atau MODEM META
3. Firmware MIUI Official
F. Disable OTA Update Jika Perlu
Sebetulnya saya belum tahu apakah akan ada efek atau tidak jika sistem kita update. Tapi untuk menghindari masalah bootloop atau mati total karena pembaruan OTA, sebaiknya nonaktifkan saja OTA update kecuali Anda ingin coba sendiri.
Sampai disini proses upgrade RAM dan EMMC sudah selesai, semoga tulisan dan bahasa saya bisa Anda pahami.
Sekian dan terimakasih.. salam sehat selalu.










Belum ada Komentar untuk "Cara Upgrade RAM & EMMC Redmi 9A Dandelion Dengan Metode Hardware"
Posting Komentar